Hanif Minta LPDP Beri Beasiswa Latihan Kerja, Ini Jawaban Sri Mulyani

Jakarta- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan,hingga saat ini masih melakukan kajian terkait dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang ke depannnya bisa mendorong program vokasi atau pelatihan bisa diakomodasi.
Hal itu sebagai jawaban atas permintaan Menteri Ketrenagakerjaan Hanif Dhakiri yang meminta LPDP tidak hanya membiayai beasiswa untuk pendidikan formal.
Dana abadi pendidikan atau soverign wealth fund (SWF) yang dikelola LPDP ditaksir mencapai Rp 31triliun,dan sudah memberikan beasiswa kurang lebih dari 18.000 masyarakat indonesia yang melanjutkan ke melanjutkan ke univesitas dalam negeri maupun luar negeri.
"Kita akan memformulasikannya kalau dilihat dari anggarannya selama ini jumlah yang sudah kita biayai kurang lebih dari 18.000,"kata Sri Mulyani di Perpustakaan Nasional RI,Jakarta Kamis (11/1/2018).
Dana abadi pendidikan yang dikelola oleh LPDP,kata Sri Mulyani,sesuai dengan hasil sidang kabinet di akhir tahun lalu akan menyasar lebih banyak bidang studi,seperti pelatihan kerja vokasional penelitian hingga bisa juga dialokasikan ke tenaga pengajar.
"Kemarin waktu sidang kabinet terbatas sudah dapat masukan dari menteri presiden dan wakil presiden ya nanti kita akan formulasikan,"jelas dia.
Dia mengumpamakan pengembangan dana abadi agar bisa menyasar banyak bidang juga harus terlebih dahulu ditingkatkan jumlahnya dananya.Misalnya dalam satu tahun sebesar Rp 100 triliun.
No comments:
Post a Comment