Monday, February 25, 2019

Waspada ISPA, Ini 4 Tips Ampuh Hindari Virus Penyakit di Musim Pancaroba

Batuk merupakan masalah umum dan merupakan penyakit yang paling sering terjadi pada masa pancaroba. Bahkan, berdasarkan sebuah penelitian, 1 dari 3 orang mengalami batuk dalam 3 bulan terakhir.

Oleh karena itu, memasuki musim pancaroba, batuk akibat cuaca yang tidak menentu adalah penyakit yang patut diwaspadai mengingat pada situasi tertentu akan menyebabkan Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Hal ini sempat dijelaskan secara gamblang oleh, Dr. Riana Nirmala Wijaya, selaku Sanofi Medical Expert.

“Perubahan cuaxa dan tempertatur pada masa pancaroba akan memengaruhi daya tahan tubuh. Alasannya, tubuh akan otomatis bekerja lebih keras untuk menyesuaikan diri dengan temperatur yang ada di sekitarnya,” turur Riana, dalam talkshow Bisolvon bertajuk “Jangan Batuk Berdahak Jauhkan yang Dekat”, di Kota Kasablank, Sabtu (23/2/2019).

Lebih lanjut, Riana menjelaskan, pada saat itulah sistim imunitas atau daya tahan tubuh terhadap penyakit (virus) menjadi berkurang. Alhasil, pada musim pancaroba, banyak orang yang terserang penyakit, terutama batuk, flu, dan ISPA.

Jumlahnya pun tergolong banyak. Data yang dikeluarkan Risdeskas 2015 menyebutkan bahwa, 25% penduduk Indonesia menderita ISPA. Hal ini membuktikan bahwa angka penderita ISPA di dalam negeri masih terbilang tinggi.

“Jika tidak segera diobati, flu, batuk, atau ISPA bisa memicu komplikasi fisik, termasuk penyakit paru-paru,” tegas Riana.

Untuk mencegah virus dan bakteri penyakit di musim pancaroba, Riana mengungkapkan beberapa tips ampuh yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Berikut ulasan lengkapnya.

Menjaga kebugaran

Menjaga kebugaran tubuh bisa dilakukan dengan cara rutin berolahraga, idealnya 30 menit sehari tapi harus dilakukan secara konsisten. Bentuk-bentuk olahraga yang bisa dilakukan antara lain jogging di sekitar rumah, mengunjungi tempat fitnes, atau sekedar bersepeda.

Konsumsi buah dan sayuran

Kedua makanan ini mengandung banyak nutrisi dan vitamin yang bermanfaat untuk menjaga imunitas tubuh. Misalnya vitamin C yang dipercaya dapat meningkatkan day daya tahan tubuh, dan vitamin E yang mengandung anti oksidan.

Perbanyak minum air putih

Sesuai dengan anjuran dokter, semua orang disarankan untuk meminum 8 gelas atau 2 liter air mineral per hari. Air putih dinilai dapat meningkatkan metabolisme, sehingga daya tubuh akan tetap terjaga dengan baik.

Menjaga kebersihan diri

Cara paling sederhana untuk menjaga kebersihan diri adalah dengan mencuci tangan secara teratur. Selain itu, jagalah kebersihan lingkungan, karena sekarang juga lagi musimnya demam berdarah. Jangan biarkan ada sampah yang menumpuk, dan genangan air di sekitar rumah.

Sunday, February 24, 2019

Mau Otak Anak Pintar, Jangan Lupa Beri Asupan Makanan Ini Moms

Tumbuh kembang anak menjadi salah satu isu yang paling penting paling diperhatikan oleh para orangtua, termasuk otak. Orangtua mana sih yang tidak mau memiliki anak-anak berotak cerdas, mempunyai tingkat intelegensi tinggi?

Namun agar intelegensi anak bisa tinggi, sederet upaya harus dilakukan orangtua dengan maksimal. Intelegensi anak, sangat ditentukan oleh nutrisi, stimulasi, dan faktor lingkungan dalam 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Maka, sudah menjadi kewajiban dari para orangtua untuk memastikan anak mendapatkan asupan penting dan wajib yang dibutuhkan dalam masa tumbuh kembangnya, misalnya asam lemak esensial.

Asam lemak adalah unsur pembentuk lemak, yang terbagi secara dua garis besar yakni asam lemak jenuh atau saturated fatty acid, dan asam lemak tak jenuh (unsaturated fatty acid). Asam lemak tak jenuh dibagi lagi menjadi dua, pertama ada asam lemak tak jenuh ganda atau PUFA (polyunsaturated fatty acid), dan asam lemak tak jenuh tunggal atau MUFA (monosaturated fatty acid). PUFA ini sendiri terdiri atas omega-3 dan omega-6, dan MUFA berupa omega-9.

Prof. Dr. Ir. Ahmad Sulaeman, MS, Guru Besar Bidang Keamanan Pangan dan Gizi Departemen Gizi Masyarakat dari Fakultas Ekologi Manusia Insitut Pertanian Bogor menyebutkan, asupan omega-3 ini sangat penting peranannya untuk tumbuh kembang anak, bahkan semenjak di dalam kandungan sang ibu.

“Di dalam tubuh, omega-3 (asam linolenat atau ALA) diubah menjadi EPA dan DHA. Keduanya sangat penting dalam pembentukan otak janin. Adapun omega-6 (asam linoleat/LA) diubah menjadi ARA (arachidonat),” ujar Prof. Ahmad, saat ditemui, Jumat (22/2/2019) dalam acara “Forum Ngobras Kekurangan Omega-3 Pengaruhi Intelegensia Anak” di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Mengapa asupan omega-3 dikatakan begitu krusial untuk perkembangan tumbuh kembang anak? Sebab, nyatanya bukan hanya intelegensi anak yang bisa terpengaruh, namun juga faktor tumbuh kembang lainnya.

Hasil riset menemukan, bayi prematur dan mengalami pertumbuhan yang terhambat, lahir dengan defisit ARA dan DHA. Selain itu, defisit DHA otak ditemukan memengaruhi penglihatan dan juga kerkembangan kognitif pada bayi prematur dan BBLR (berat bayi lahir rendah). Di mana DHA dan ARA ini banyak terdapat pada membran sel otak dan mata.

Prof. Ahmad lebih lanjut menjelaskan, bahan kering otak terdiri atas 50-60% lemak. “DHA merepresentasikan 33 persen dari asam lemak dalam fosfolipid spesifik dari brain gray matter,” tambahnya.

Untuk asupan omega-3 untuk anak, tidak hanya bisa didapatkan dari air susu ibu (ASI) tapi dari sumber, bahan makanan lainnya. Maka dari itu dianjurkan selepas masa ASI eksklusif, untuk memasukkan makanan sumber asam lemak esensial pada MPASI (makanan pendamping ASI), khususnya omega-3 yang bisa didapat dari fortifikasi atau suplementasi. Misalnya dengan susu pertumbuhan yang difortifikasi, tempe goreng, ikan-ikanan seperti lele, lemuru, tongkol, tuna, sarden, udang, hingga minyak ikan.

Sedangkan untuk takaran ibu hamil, disarankan untuk mengonsumsi ikan dalam jumlah 340gram ikan agar kebutuhan asupan omega bisa tercukupi. Tapi ingat, dengan catatan ikan yang dikonsumsi sudah dipastikan adalah ikan yang berkualitas baik yang mana sumber tempat hidupnya sudah dipastikan aman, dan bukan pula jenis ikan atau makanan laut lainnya yang mengandung kandungan logam tinggi.

Friday, February 22, 2019

Fabinho: Saya Gantikan Bek Terbaik di Dunia

LIVERPOOL – Gelandang Liverpool, Fabinho, harus bermain sebagai bek tengah dalam leg I babak 16 besar Liga Champions kontra Bayern Munich di Anfield Stadium. Fabinho main di posisi itu karena Virgil Van Dijk tak dapat tampil akibat akumulasi kartu kuning.

Fabinho pun menegaskan tak mudah bermain untuk menggantikan bek terbaik di dunia seperti Van Dijk. Kendati demikian, Fabinho tetap bisa menjalankan tugasnya dengan baik di jantung pertahanan Liverpool.

Kerja sama dia dengan Joel Matip mampu membuat penyerang Bayern, Robert Lewandowski, tak berkutik sepanjang 90 menit pertandingan berjalan. Tugas Fabinho dan Matip dibantu kinerja apik dari rekan setim lainnya.

Patut disayangkan, pertahanan kukuh Liverpool tak disambut dengan ketajaman lini serang mereka. Pasalnya, Roberto Firmino, Sadio Mane dan Mohamed Salah gagal untuk membobol gawang Manuel Neuer sehingga pertandingan berakhir 0-0.

“Menggantikan bek terbaik di dunia tidaklah mudah. Tapi saya sudah memainkan beberapa pertandingan di posisi itu. Dalam persiapan, ini berjalan dengan baik dengan saya di pertahanan,” ujar Fabinho

“Komunikasi dengan Matip berjalan baik, bersamanya dan (Andrew) Robertson di sisi saya serta ada (Jordan) Henderson juga di dekat kami. Jadi, saya pikir kami bertahan dengan baik. Joel (Matip) bermain amat baik dan itu penting untuk tak kebobolan di kandang,” tutup pemain berpaspor Brasil tersebut.

Ketimbang Messi, Marcelo Sebut Mbappe Lebih Sulit untuk Dihentikan

Bek Olympique Lyon, Marcelo Antonio Guedes Filho, menganggap bintang Barcelona, Lionel Messi, tidak ada apa-apanya ketimbang Kylian Mbappe (Paris Saint-Germain). Hal tersebut dikatakan Marcelo usai berhasil menghentikan pergerakan Messi pada laga yang mempertemukan Lyon vs Barcelona di leg I babak 16 besar Liga Champions 2018-2019, Rabu 20 Februari 2019 dini hari WIB lalu.

Pada laga leg I 16 besar itu, Marcelo dan kawan-kawan mampu menahan Blaugrana –julukan Barcelona– hingga memaksa pertandingan berakhir dengan skor imbang 0-0. Marcelo mampu mengantisipasi Messi sehingga mati kutu di laga tersebut.

Setelah laga itu berakhir dan merasakan sensasi mengawal Messi, Marcelo justru merasa menghentikan La Pulga –julukan Messi– lebih mudah ketimbang menjaga Mbappe. Menurutnya Mbappe jauh lebih baik dari segala sisi, baik itu dari kecepatan, penempatan posisi, dan masih banyak hal lainnya. Karena itulah, Marcelo mengaku sangat kesulitan untuk menghentikan Mbappe.

“Pemain-pemain yang sudah saya hadapi banyak yang di antaranya adalah pesepakbola top. Melawan Mbappe di musim ini, dia telah memberikan saya banyak kesulitan. Messi tak bermain sangat baik (ketika Lyon vs Barcelona), namun Mbappe dari segi kecepatan, posisi, satu lawan satu, maka dia (Mbappe) yang paling sulit,” kata Marcelo.

“Saya merasa dia memiliki peluang yang amat besar untuk menjadi pemain terbaik di dunia selanjutnya. Ada beberapa poin yang harus dia tingkatkan untuk bisa menyamai level Messi dan Cristiano Ronaldo (Juventus), namun dia berkembang dengan sangat cepat,” tukas pemain kelahiran Brasil itu.

Juventus Lagi-Lagi Disingkirkan Wakil Spanyol di Liga Champions?

MADRID – Juventus takluk 0-2 dari Atletico Madrid di leg I babak 16 besar Liga Champions 2018-2019 yang berlangsung di Estadio Wanda Metropolitano Untuk lolos ke perempatfinal, Bianconeri –julukan Juventus– wajib menang minimal tiga gol saat gantian menjamu Atletico di leg II pada Rabu 13 Maret 2019 dini hari WIB.

Jelas, butuh usaha keras bagi Juventus untuk mengungguli Atletico. Terlebih, Atletico racikan Diego Simeone memiliki pertahanan yang sangat-sangat kukuh. Sekarang yang jadi pertanyaan, akankah Juventus lagi-lagi disingkirkan wakil Spanyol di fase gugur Liga Champions?

Sekadar informasi, terhitung sejak 2014-2015, langkah Juventus hampir selalu dihentikan wakil Spanyol di kompetisi antarklub Eropa paling prestisius tersebut. Di musim 2014-2015, Juventus dikalahkan Barcelona 1-3 di partai puncak.

Kemudian di musim 2016-2017, Juventus ditundukkan Real Madrid lagi-lagi di partai final dengan skor mencolok yakni 1-4. Selanjutnya pada musim 2017-2018, Los Blancos –julukan Madrid– lagi-lagi menyingkirkan Juventus, kali ini di babak perempatfinal dengan agregat 3-4.

Pengecualian hanya terjadi di musim 2015-2016. Saat itu, langkah Juventus dihentikan Bayern Munich dengan agregat 4-2 di babak 16 besar. Karena itu, wajib bagi Juventus untuk bangkit di leg II demi menghentikan rentetan kutukan di atas.

Peluang Juventus mengalahkan Atletico di leg II masih ada. Juventus dapat kembali mengandalkan Ronaldo yang berpengalaman 22 kali membobol gawang Atletico dari 32 pertemuan.


Fabio Capello Kecam Aksi Diving Bonucci

Juventus harus menelan luka lantaran tumbang dengan skor 0-2 dari Atletico Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2018-2019. Menanggapi kekalahan tersebut, mantan pelatih Bianconeri, Fabio Capello, menilai kalau pemain Juve tidak tampil maksimal. Utamanya, Capello mengecam aksi diving yang dilakukan Leonardo Bonucci.

Capello menuding Bonucci adalah penyebab terciptanya gol pertama Atletico. Dalam proses gol tersebut, Bonucci awalnya bertugas untuk menjaga Jose Gimenez. Akan tetapi, Gimenez melakukan sedikit kontak fisik dengan Bonucci yang membuat bek asal Italia itu terjatuh. Tak ayal, Gimenez pun mendapat ruang bebas untuk kemudian mencetak gol.

Menurut Capello, apa yang dilakukan oleh Bonucci tersebut adalah sesuatu yang tidak layak. Capello sangat meyakini kalau Gimenez hanya melakukan sentuhan terhadap Bonucci. Apalagi, setelah melihat tayangan ulang, Bonucci kedapatan sedang mengintip melalui tangannya. Capello pun dengan tegas mengatakan kalau aksi yang dilakukan Bonucci tersebut adalah diving.

Capello menilai Bonucci melakukan hal tersebut lantaran wasit kerap memanjakan pemain di Italia. Setiap kali ada pemain yang terjatuh, wasit di Italia biasanya lekas membunyikan peluit dan mengklaimnya sebagai pelanggaran. Seandainya Bonucci tidak melakukan diving tersebut, Capello meyakini gol pertama Atletico itu tak akan tercipta.

“Bonucci terjatuh dengan belaian. Itu bukan sebuah pelanggaran. Kami terlalu terbiasa dengan wasit meniupkan peluit untuk pelanggaran jika Anda menyentuh (pemain lain) di Italia. Jelas tidak ada apa-apa (yang terjadi pada Bonucci) dan wasit segera menyuruhnya bangun,” ujar Capello, mengutip dari Football Italia.

MANFAAT AIR BAGI KESEHATAN

Anda pasti sering dengar ungkapan 'Kamu harus banyak minum air'. Seberapa banyaknya tergantung setiap orang, namun secara umum, tetap terhidrasi menghasilkan banyak manfaat kesehatan. Termasuk tingkat energi yang lebih tinggi dan fungsi otak yang lebih baik.

Tetapi tidak semua air sama, ada beberapa yang lebih murah atau memberikan nutrisi lebih dari yang lain. Ini dia berbagai tipe air dan apa yang Anda perlu ketahui. 

1. Air keran

Air keran bisa ditemukan di banyak tempat seperti dapur atau di toilet umum. Walaupun banyak orang masih meragukan masalah rasa atau kesehatan, kenyataannya air keran aman untuk diminum di sebagian besar Amerika Serikat. Namun pasokan air keran juga dapat mengandung pestisida, aluminium, dan zat-zat lain yang tidak diinginkan. Jika Anda khawatir dengan air keran, Anda bisa menggunakan sistem penyaringan untuk pembersihan lebih lanjut.

2. Air mineral

Air mineral memang memiliki beberapa manfaat kesehatan, karena memberikan mineral yang tidak dapat dibuat oleh tubuh Anda sendiri. Ini juga dapat membantu pencernaan, dan banyak orang yang lebih menyukai rasanya daripada air keran.

Salah satu kelemahan utama air mineral adalah biaya, terutama jika dibandingkan dengan air keran. Banyak mineral dari jenis air ini juga dapat diperoleh dari makanan yang sehat.

3. Mata air atau gletser

Mata air atau air gletser adalah jenis air kemasan berupa botol yang berasal dari sumber di mana air mengalir. Secara teori, mata air atau air gletser harus bersih dan bebas dari racun. Air ini juga mengandung banyak mineral sama seperti air mineral. Air ini sudah banyak beredar di toko-toko dengan merek seperti Evian dan Arrowhead, dalam ukuran kecil atau besar. Namun memang harga dari air ini bisa sangat mahal apalagi dibandingkan dengan air mineral biasa.

4. Air soda

Air soda memberikan sensasi yang berbeda di dalam mulut Anda. Air soda dengan berbagai rasa ini mengandung satu atau dua jenis pemanis. Meskipun ada beberapa mineral dalam air bersoda, air ini tidak sepenuhnya bermanfaat untuk kesehatan Anda. Selain itu harganya juga bisa lebih mahal dibandingkan air mineral.





 5. Air sulingan

Jenis air ini direbus dan uapnya dikumpulkan dan mengembun menjadi cairan. Air sulingan ini adalah pilihan yang tepat jika kamu tinggal atau mengunjungi suatu daerah yang pasokan air kerannya terkontaminasi. Tidak ada manfaat kesehatan di air sulingan ini karena tidak ada vitamin dan kandungan mineralnya. Justru, berpotensi merusak karena tidak adanya kandungan mineral, ia cenderung menarik kandungan mineral yang ada di tubuh Anda khususnya pada gigi Anda.

6. Air yang dimurnikan

Air murni biasanya berupa keran atau air tanah yang telah diolah untuk menghilangkan zat berbahaya seperti bakteri, jamur, dan parasit. Jadi aman untuk dikonsumsi.

Seperti dengan air sulingan, air yang dimurnikan ini pilihan tepat apabila sumber air terkontaminasi. Banyak negara yang memurnikan air keran, jadi Anda meminum air yang dimurnikan setiap mengambil air dari wastafel dapur.

Karena semua zat yang berpotensi berbahaya dihilangkan dari air murni, Anda juga kehilangan beberapa zat yang berpotensi bermanfaat seperti fluorida, yang membantu mengurangi kerusakan gigi.

7. Air rasa atau infus

Air ini adalah air yang dimaniskan dengan gula atau pemanis buatan, dan mengandung perasa alami dan buatan. Air infus seperti Hint dan Propel, menawarkan banyak rasa yang enak untuk air putih, sehingga membuat lebih mudah untuk minum dengan porsi yang lebih besar. Banyak rasa yang tersedia untuk menambah variasi air Anda. Rasa dapat ditambahkan secara alami dengan memasukkan buah dan sayuran ke dalam botol air.

Seringkali, air infus mengandung tambahan gula atau pemanis buatan. Varietas dengan gula dapat menyebabkan penambahan berat badan dan memiliki efek negatif pada penderita diabetes. Terlebih lagi, beberapa orang mungkin bereaksi negatif terhadap pemanis buatan.



8. Air alkali

Air alkali memiliki tingkat pH lebih tinggi dari air keran normal dan mengandung mineral alkali dan potensi reduksi oksidasi negatif. Dengan fakta bahwa jenis air ini memiliki tingkat pH yang lebih tinggi telah membuat beberapa orang percaya bahwa itu dapat membantu menetralkan asam dalam tubuh, membantu memperlambat proses penuaan, atau bahkan mencegah kanker. Secara umum, aman untuk mengkonsumsi air alkali, tetapi bisa mengurangi keasaman lambung, sehingga menurunkan kemampuannya untuk membunuh bakteri berbahaya.

9. Air sumur

Jika Anda tinggal di daerah yang banyak terdapat air sumur atau justru anda memiliki air sumur di halaman belakang, maka akses untuk mendapatkan air jadi lebih mudah. Namun pastikan terlebih dahulu apakah air sumur tersebut cocok untuk diminum. Misalnya dengan menguji air sumur Anda setiap tahun untuk mengetahui tingkat bakteri, nitrat dan pH. Juga disarankan untuk menggunakan sistem penyaringan.

Jika air belum diolah, ada kemungkinan besar terkontaminasi terutama dari infeksi bakteri dan parasit seperti giardia. Jadi selama air yang Anda minum itu bersih dan aman, tujuan utamanya adalah untuk memastikan diri Anda selalu terhidrasi dan pastikan anda minum air yang cukup secara teratur.