Friday, July 29, 2016

Kenakan Gamis , Tersangka hukuman mati Freddy Budiman ucapkan takbir saat dieksekusi


Ambulans yang membawa jenazah Freddy Budiman dari Nusakambangan tiba di Dermaga Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (29/7/2016) pagi.

Cilacap - Kejaksaan Agung mengeksekusi empat terpidana mati pada jumat dinihari di pulau NUSAKAMBANGAN, Cilacap, Jawa Tengah. Keempat terpidana itu adalah Freddy Budiman, Seck Osmane, Michael Titus, dan Humprey Ejike.

Freddy Budiman adalah terpidana mati yang pertama kali dieksekusi saat cuaca sedang hujan deras itu. Ketika dieksekusi, Freddy Budiman ternyata berpakaian rapi dan bersih . Tepatnya, ia mengenakan pakaian gamis.



''Freddy rapi, bersih, pakaiannya putih dengan menggunakan Gamis", kata rohaniwan Hasan Makarim, saat ditemui di Dermaga Wijayapura,Cilacap,Jawa Tengah, Jumat (29/7/2016) dinihari.

Tak hanya itu, Freddy juga tampak tenang ketika menghadapi regu tembak. Bahkan, ia sempat mengucapkan takbir.

"Iya, seperti itulah Freddy", ucap Hasan.

Freddy Budiman (37) merupakan warga negara Indonesia (WNI) yang dipidana mati atas kasus impor 1,4 juta butir ekstasi. Tiga terpidana lainnya yang telah dieksekusi mati adalah Michael titus(34) warga negara Nigeria dengan barang bukti 5.223 gram heroin, Humprey Ejike (40) warga negara nigeria dengan barang bukti 300gram heroin, dan Cajetan Uchena Onyeworo Seck Osmane (34), warga Afrika selatan dengan barang bukti 2,4 kg heroin .

Dan mudah - mudahan dengan di tegaskannya hukuman mati bagi para pengedar narkoba diIndonesia, dapat membuat efek jerah bagi para pengedar dan pemakai . Dan mudah - mudahan setelah melihat kejadian ini masyarakat diIndonesia memiliki efek jerah dan negara kita bisa terbebas dari narkoba ataupun sejenisnya .


No comments:

Post a Comment